Situs QQ Online Terpercaya Daftar Dan Rasakan Mudahnya Menang. Buktikan Sekarang

Cerita Sex Terbaru Ali Sang Pejantan Tangguh

Cerita Sex Terbaru, Cerita Seks Terbaru, Cerita Sex, Cerita Seks, Cerita Dewasa, Cerita Hot

Cerita Sex Terbaru Ali Sang Pejantan Tangguh

Cerita Sex Terbaru Ali Sang Pejantan Tangguh – Ini merupakan kisah nyata seorang sahabat kami. Saya punya sahabat sebut saja Ali ( nama samaran )asal Bali. Kami kuliah Surabaya. Pengalaman ini terjadi saat kami mengawali kuliah dan bersama dalam satu kontrakan. Suka duka kami lalui bersama sampai dalam hal pacaran pun kami saling membantu dalam berbagai hal.

Hingga suatu waktu Ali mendapatkan seorang pujaan hati sebut saja Rinta ( nama samaran juga), Rinta setiap hari diantar jemput kalau kuliah karena mereka sekampus dan kebetulan kontrakan Ali berdekatan dengan kost tempat tinggal Rinta. Mereka berdua bagaikan Romeo dan Juliet. Dimana ada Ali di situ ada Rinta. Hubungan mereka pun semakin akrab dan intim.

Suatu ketika, malam Minggu tepatnya Rinta minta diantar ke tempat sahabatnya yang sedang merayakan ultah. Acara sangat meriah sekali, hingga jam 12 Malam acara masih berlangsung. Tetapi Rinta mengajak Ali untuk pulang , karena waktu yang sudah kelewat malam. Sebenarnya Ali pun menolak karena begitu meriahnya pesta ulang tahun temannya Rinta tersebut.

Dan akhirnya Ali pun menyanggupi untuk segera mengantar pulang Rinta, malam semakin larut dan udara dingin pun menyelimuti dan menghembus sepoi-sepoi dalam deru motor Varionya Ali, Sesampai di kost tempat Rinta ternyata pintu gerbang Kosnya sudah dikunci, padahal Rinta sudah pesan kepada Ibu kostnya agar pintu jangan dikunci!. Dan akhirnya Ali pun kasih solusi.

“Rinta.. gimana kalau tidur saja di kontrakanku..?” kata Ali.

Rinta terdiam sejenak ( pura pura malu).

“Gimana ya.. aku kan enggak enak sama temen temanmu Ali..” jawab Rinta.

“Itu bisa diatur, nanti yang penting kamu mau tidak, dari pada tidur di jalan..” kata Ali sambil senyum.

“Ayolah keburu dilihat orang kan nggak enak di jalanan seperti ini Rin..” kata Ali.

Rinta pun menyetujinya, mereka pun bergegas menuju kontrakan Aliā€¦ Sesampainya di rumah kontrakan tampak sunyi dan hanya hembusan angin malam karena sahabat-sahabat Ali pada malam mingguan dan tidak ada yang pulang di rumah kontrakan.

“Ayo masuk, kok diam saja..” kata Ali mempersilahkan Rinta masuk.

“Sahabat-sahabatmu dimana..?” tanya Rinta.

“Mereka kalau malam Minggu jarang tidur di rumah..” jawab Ali.

“Ooo gitu..” jawab Rinta.

Akhirnya Rinta dipersilakan istirahat di kamar Ali.

“Rin, selamat bobok ya..” kata Ali.

Rinta pun tampak kelelahan dan tertidur pulas. Setengah jam kemudian Ali kembali ke kamarnya untuk melihat Rinta dan sengaja kunci pintu kamar tidak diberikan kepada Rinta, tapi betapa kagetnya Ali melihat Rinta tidur hanya menggunakan BH dan celana dalam, karena saat itu posisi tubuh Rinta miring hingga selimut yang menutupi tubuhnya bagian punggung tersingkap! penisnya oko pun seketika langsung ngaceng saat itu

Baca Juga :  Cerita Sex Tante Hilda Yang Binal dan Seksi

Entah setan mana yang menyusup di benak Ali. Ali pun langsung mendekat ke arah Rinta, dengan tenangnya Ali langsung mencium bibir Rinta. Rinta pun terbangun.
Apa-apaan kamu Ali? jawab Rinta sambil menutupi tubuhnya dengan selimut.

Tanpa pikir panjang Ali langsung menarik selimut dan Ali pun langsung menindih Rinta yang hanya mengenakan pakaian dalam saja. Rinta meronta-ronta dan Ali pun tidak menggubris, ia berusaha melepas BH dan CD-nya. Tenaga Ali lebih kuat hingga akhirnya BH dan CD Rinta terlepas dengan paksa oleh Ali. Nampak jelas buah dada Rinta dan bulu lembut vaginanya.

Rinta kelelahan tanpa daya dan hanya menangis memohon kepada Ali. Ali tetap melakukan aksinya dengan meraba dan mencium semua tubuh Rinta tanpa terlewatkan. Rinta terus memohon, Ali pun tak mengiraukannya.

Dan setelah puas menciumi vagina Rinta, Ali melakukan aksi lebih brutal. Ia mengangkat kedua kaki Rinta di atas perut dan dengan cepat Ali mencoba memasukkan penisnya ke dalam vagina imout Rinta.

Rinta menjerit tertahan dan hanya isak tangis yang terdengar,

“Kumohon Ali, hentikan..” seru Rinta dalam isak tangisnya.

Dan penis Ali masuk dalam vagina Rinta walaupun di awal masuknya cukup sulit. Ali pun mulai menggoyang pinggulnya hingga penisnya terkocok di dalam vagina Rinta. Darah segar pun keluar dari liang jinak Rinta, ia pun terus memohon.
“Uuuuuuuuh.. uhhhhhhh.. hentikan Ali..” desah Rinta.

Tampak sekali wajah Rinta menunjukkan kelelahan, dan sekarang hanya terdengar erangan kenikmatan di antara kedua insan ini.

“Oooh.. ooooh.. ooooh..” Ali pun terus mengocok penisnya dalam vagina Rinta dan beberapa saat kemudian terasa Ali akan mengeluarkan sperma, ia pun langsung mencabut dan mengocoknya dari luar dan..

*Croot.. Croot.. crottttt..*

Sperma Ali muncrat tepat di bibir dan sekitar wajah mulus si Rinta.

Mereka kelelahan dan akhirnya tertidur. Hari menjelang pagi saat itu jam menunjukkan pukul 07:30 pagi, Rinta terbangun bersamaan dengan itu Ali juga terbangun. Ali melihat Rinta yang sedang mengenakan BH dan CD.

“Antar aku pulang sekarang Ali..” kata Rinta.

“Iya.. aku cuci muku dulu..” jawab Ali.

Ali pun mengantar Rinta pulang ke kostnya. Selang beberapa bulan hubungan mereka mulai retak, ada selentingan kabar kalau Ali mendekati cewek lain sebut saja Intan, dan akhirnya Ali dan Rinta resmi bubaran. Tapi reaksi Ali tidak sampai di situ, justru setelah putus dengan Rinta ia gencar mendekati Intan. Dengan berbagai cara dan upaya akhirnya Ali berhasil mendapatkan Intan dan mereka resmi jadian.

Sama seperti yang dilakukannya dulu, ia sering antar jemput kuliah Intan dan kalaupun jemput Intan biasanya tidak langsung pulang melainkan jalan-jalan kemana saja sambil cari makan tentunya. Sering pula Intan diajak ke tempat kontrakan Ali lebih sering dibandingkan Rinta pacar yang dulu.

Baca Juga :  Cerita Sex Indonesia Nikmatnya Tukar Pasangan Dengan Tetanggaku

Pagi itu kuliah jam ke-2 mereka satu ruangan tapi dosen tidak hadir jadi kosong, mereka berdua bergegas ke tempat Ali, sampai di kontrakan rumah sepi soalnya sahabat-sahabat ada yang ke kampus dan ada juga yang masih tidur. Mereka berdua langsung masuk kamar Ali, Intan tiduran di ranjang sambil mendengarkan musik.

Ali masuk membawakan kopi susu dan tanpa basa basi Ali membelai rambut Intan dan Intan pun bersandar dalam dekapan Ali. Ali langsung mencium bibir Intan dan tangannya mulai masuk dalam baju street Intan dan meremas-remas payudaranya.

“Ali.. jangan dong..” desah Intan.

“Enggak apa-apa, kan cuma dikit..” kata Ali, tapi Ali terus menyerang.

Ia melepas seluruh pakaian Intan dan Intan pun hanya diam tanpa perlawanan, dan jelas sudah seluruh tubuh Intan yang kuning langsat dan payudara lumayan montok.
Mereka mulai bergelut mencium dan meremas satu sama lain.

“Tan, blowjob dong..” kata Ali.

Dibimbingnya kepala Intan menuju kemaluan Ali dan,

“kemaluanmu besar juga Ali..” kata Intan.

Ali hanya diam menikmati hisapan mulut Intan. Ali pun langsung saja menjilati dan menghisap vagina Intan hingga mereka melakukan posisi 69. Kemudian Ali duduk dengan kaki dijulurkan, ia minta Intan duduk di atasnya layaknya seorang anak kecil. Tepat penis Ali masuk dalam liang vagina Intan.

“Pelan-pelan Ali..” kata Intan mendesah.

Intan mulai menaik-turunkan pinggulnya dan penisnya Ali masuk seluruhnya dalam vagina merahnya Intan.

“Uuuuuh.. ah.. .” desah Intan sambil menggoyangkan pinggulnya seperti goyang dandut ngebor di tv tv.

Ali pun merespon gerakan tersebut. Dan mereka melakukan gerakan yang seirama,

“ah.. ah..”desah Intan semakin keras.

“Aku nggak kuat Ali..” Ali hanya diam menikmati gerakan-gerakan yang dimainkan Intan.

Dan akhirnya,

“Ugh.. ugh.. ugh.. ahh..” desah Intan yang tubuhnya mengelenjang sambil memeluk tubuh Ali.

Ternyata Intan mencapai puncak kenikmatan. Dan Ali membalikkan tubuh Intan tepat di bawah badannya, Ali mulai mengocok penisnya yang belum lepas dari vagina Intan, dan
Ahk.. desah Ali dan beberapa saat kemudian Ali mencabut penisnya dan meletakkan di bibir Intan dan

*Croot.. Croot.. Serr..*

Sperma Ali muncrat tepat di seluruh wajah Intan. Mereka pun akhirnya berpelukan setelah mencapai kepuasan. Semenjak kejadian itu mereka sering melakukannya di kontrakan Ali. Entah siang atau malam karena Intan sering menginap dan tidur satu ranjang bersama Ali.

Hubungan mereka semakin intim dan hanya bertahan selama 8 bulan. Hal itu disebabkan Rinta mantan pacar yang dulu mengajak membina hubungan kembali. Ali akhirnya pisah dengan Intan dan kembali lagi dengan Rinta.

Suatu sore Rinta datang ke kontrakan Ali, Rinta langsung masuk menunggu di kamar Ali karena diminta sahabat-sahabat Ali.

Baca Juga :  Cerita Sex Terbaru Kutaklukkan Tante Jessy Yang Sombong

“Ali baru mandi..” kata salah seorang sahabatnya.

“Ooo..” jawab Rinta, dan beberapa saat kemudian Ali masuk dan hanya mengenakan handuk dilingkarkan di pinggulnya.

“Sama siapa Rin..?” kata Ali.

“Sendiri..” jawab Rinta sambil mendekat ke arah Ali.

Ali tanggap dengan situasi itu, ia langsung mencium bibir Rinta dan melepas baju street warna biru muda yang dipakai Rinta. Ali langsung mencopot BH dan menghisap puting susu Rinta.

“Aahh..” desah Rinta.

Tangan Rinta langsung meremas penis Ali yang saat itu handuknya telah jatuh ke lantai. Ali mulai melapas celana panjang Rinta serta CD-nya. Mereka bergumul di atas ranjang.

“AAaaah..” desah Rinta yang semakin merasakan kenikmatan.

Ali mengangkat kaki kiri Rinta kemudian dengan sergapnya Ali mulai memasukkan penisnya ke dalam vagina Rinta sambil kaki kiri Rinta tetap terangkat.

*Bleess…*

Kemaluan Ali masuk seluruhnya dalam vagina, Ali suka dengan posisi seperti itu karena vagina terasa sempit. Ali mulai menggerakkan kemaluannya keluar-masuk.

“Aaahh… aahahhh.. aaahhh..” erangan kenikmatan keluar dari bibir Rinta, Ali pun merasakan kenikmatan pula.

“Ugh.. ugh..” desah Ali pelan.

Beberapa saat kemudian Ali melepas penisnya, Rinta mulai menghisap dan menjilati penis Ali sambil dikocok dengan jari-jemari lembut Rinta.

“Kulum dong Rin..” desah Ali.

Rinta turuti saja apa kemauan Ali. Kemudian Ali kembali memasukkan penisnya dalam vagina Rinta,

*Bless..*

Langsung masuk dan Rinta sempat menjerit tertahan karena menahan sakit. Kemudian Ali mulai menggerakkan penisnya,

*Bleess.. bleess..*

Kemaluan Ali keluar-masuk.

“Aaaah.. aaah.. ugh..” tubuh Rinta mulai bergetar dan menggelinjang karena orgasme yang dialaminya.

“Aku keluaaaar Ali..” desah Rinta, namun Ali masih mengocok penisnya dalam vagina Rinta dan Rinta hanya menahan. Kedua tangannya mencengkeram kuat bibir tempat tidur sambil menahan gerakan yang Ali lakukan. Ali mulai bergetar,

“Aaaahhh..” desahnya.

“Di luar apa di dalam Rin..?” kata Ali pelan.

Rinta hanya diam dan

*Croot.. croot.. serr..*

cairan sperma Ali keluar di dalam vagina Rinta. Ali pun rebah sambil memeluk tubuh Rinta yang hangat dan sudah lunglai. Mereka tersenyum puas.

“Kamu pinter ya sekarang Rin..” kata Ali.

“Pinter apaan..” jawabnya.

“Pinter mainnya, belum lagi bulu vagina kamu tambah lebat dan indah saja..”

Mendengar hal itu Rinta hanya tersenyum saja sambil tangannya membelai batang penis Ali. Jam sudah menungjukan Setengah Delapan malam dan meraka pun memutuskan untuk mencari makan keluar dan bergegas mengunakan kembali pakaian mereka masing-masing.

Cerita Sex Terbaru, Cerita Seks Terbaru, Cerita Sex, Cerita Seks, Cerita Dewasa, Cerita Hot

Leave a Reply