Situs QQ Online Terpercaya Daftar Dan Rasakan Mudahnya Menang. Buktikan Sekarang

Cerita Ngentot Sedarah Akhwat Jilbab Kakak Sendiri

Cerita Ngentot Sedarah Akhwat Jilbab Kakak Sendiri, Cerita Seks Akhwat, Cerita Ngesex Dengan Kakak Berjilbab

Cerita Ngentot Sedarah Akhwat Jilbab Kakak Sendiri

Cerita Ngentot Sedarah Akhwat Jilbab Kakak Sendiri

Cerita Sex Jilbab – Perkenalkan terlebih dahulu namaku Imron aku mempunyai kisah dimana saat itu aku berumur 17 tahun dan masih sekolah SMA, aku mempunyai kakak perempuan yang duduk di bangku universitas, jika keluar seringya kakaku memakai jilbab wajahnya memang cantik dan tubuhnya pun juga seksi aku sering lihat ukuran BHnya sekitar 36 B dan dia memliki pantat yang bagus dan semok.

Walaupun dia memakai jilbab dia selalu memprhatikan penampilan seringnya dia kalau memakai jilbab yang ketat alias jilbob dari celana maupun pakaiannya, kalau ke mall juga begitu setiap aku menemani dia belanja banyak laki laki yang melirik terus pada kakakku, akupun sebagai adik kandungnya merasakan hal yang sama.

Dan kalau dirumah juga begitu, sering banget memkai yang ketat dan tranparasan kadang aku melihat celana dalamnya yang membekas dan lipatan bokongnya juga terlihat sering, karena sering melihat tubuh kakakku yang begitu dan di masa puberku sering juga aku melakukan onani di dalam kamar mandi ataupun di kamarku membayangkan kalau penisku di kepit oleh bokongnya.

Kadang pula saat dikamar aku mencuri celana dalamnya buat aku bahan coli, kakakku sudah punya pacar yang lebih muda dari umur kakakku, mereka kalau di ruang tamu seringnya pegangan tangan dan sempat aku lihat dia ciuman, dan aku pernah juga saat pacarnya menghisap toketnya aku tak sengaja waktu itu lewat di depan dia , karena dia keasikan tersebut jadi tak sadar kalau aku di depan dia.

Mereka langsung membereskan dan aku langsung pergi keluar, dari itu aku tau rupanya kakaku juga punya nafsu yang tinggi, menjelang malam saat aku berdiam di kamar kakaku menghampiriku dan memohon untuk tidak bercerita kepada siapapun dan sama bapak ibu ya, soalnay takut nanti kalau dia dimarahai, dan member alasan kepadku, soalnya pacar kakak tadi memaksaku.

Kakaku sewaktu masuk di kamarku aku hanya geleng geleng dan diam , soalnya dia memakai jilbab dan membawa daster yang tipis, kamarku yang aku matikan lampunya dan ada cahaya dari luar, pakaian kakakku itu terlihat betul dia sedang memakai BH dan celana dalam yang seksi, aku cukup lama memperhatikannya sampai aku gak dengar waktu disapanya.

“haiii dek kamu kok diam dan lihatin kakak begitu, ada apa?

“ya ya kak, aku tidak bilang ama semua orang, kataku”

Kemudian kakakku yang memegang HP tiduran di kasurku sambil membaca BBM, dengan posisi yang tengkurap aku melihat dari belakang walahhhh bokongnya itu lhooo padat bunder dan menggairahkan, setelah melihat itu penisku jadi ngaceng.

Aku yang asik memandanginya dari belakang sambil memegang penisku dan aku usap usap tambah besar penisku ini jika dibangunkan, ada gerakan kakak yang mau pergi dari ranjang kemudaian aku lepas tanganku dari celanaku dan aku berjalan ke meja belajarku.

Dia berkata kalau besok pagi jogging bersama aku disuruh untuk menemaninya, setelah kakaku keluar dari kamarku aku melihat pantatnya yang sedang berjalan uhh uhhh uhhhh brakkkk suara pintu sudah tertutup aku ingin melanjutkan coliku di kursi belajar, setelah aku keluarkan penis dari celana , soalnya kakakku sudah keluar dari kamarku.

Sedang asik mengocok eeee malah kakaku masuk lagi sialnya tanganku dalam kondisi memegang penisku yang berdiri, dia pura pura gak tau soalnya matanya sudah melirik ke selakanganku dia berkata lagi jangan lupa ya besok pagi bangunin kakak jam 5, sia bergegas keluar dan senyum menjulurkan lidahnya.

Dan saat itu pula aku tidak meneruskan onaninya karene sudah malu, aku lekas tidur, keesokan harinya karena janji aku bangun lebih awal dari kakaku, aku menghampiri di kamarnya dan membangunkannya ku lihat dia masih enak tidur dengan posisi terlentang melihat pahanya yang mulus aku mendekatinya meraba paha sampai dia bangun dan menyinggirkan tanganku.

Dan cerita saat kami sudah bersiap siap untuk lari pagi, tetap saja kakaku selalu menggunakan jilbab dengan baju yang ketat legging jadinya kalau dia lari pastilah pantat kakinya yang seksi tersebut menggoda para mata laki, selesai kita berolahraga, kemudain kita pulang memakai bus yang mana siang itu sangat sumpek dan banyak orang jadinya kita berdua berdiri, dan beruntungnya aku yang di belakang kakakku pantatnya selalu mengyenggol penisku.

Semakin lama semakin aku rasakan penisku berdiri, mungkin kakakku juga meraskan sentuhan penisku, bus semakin jalan semakin penuh penumpak akhirnya berdesakan karena terlalu banyaknya orang yang berdiri kakakku semakin menempelkan pantatnya, dan saat bus melaju tak jarang pula pantat kakaku mengoyang goyangkan.

Hisshh hisshhhhh aku mengarah berlawanan pada muka kakakku, sempat dia berkata

“Kamu kemarin ngapain dik..saat kakak balik lagi ke kamarmu, kamu gituan ya ,, ya ,, ya..?”

Dalam benakku asem bener malah menggodaku, aku pun hanya diam karena malu, dia menertawakanku, hehehehehe

“Umur kamu udah gede dik, makanya cari pacar?” Bingung dengan perkataannya,

“Lha kalau udah punya pacar emang bisa gini mbak, ??”

“kalau kepepet kan bisa ada yang disalurkan”

“mantap kali ya mba, kalau sudah punya pacar”

Sambil menggoyangkan pantatnya , tapi gak sampai begini.

Kami pun sampai ke gang depan rumah.

Kejadian itu sudah berlalu dan suatu hari saat aku pulang sekolah, aku masuk rumah kulihat ada sepatu miliknya pacarnya kakak , aku masuk secara pelan pelan dari belakang rumah, kulihat kakaku dan pacarnya sedang bermesraan dan saling meraba raba.

Aku intip dari kejauhan rupanya baju dari pacarnya sudah buka bukaan sedangkan kakaku masih memakai jilbab, sedangkan pacarnya hanya celana dalamnya saja yang terlihat, rupanya kedua sedang horny melihat baju kakaku dinaikan keatas sehingga terlihat perut dan celana dalamnya, tiba tiba tangan kiri kakaku memegang penisnya dimasukkan di dalam sambil mengocok batang penis.

Wajah dari pacarnya lucu, menggigit bibir bagian bawah dan matanya merem melek aku sempat geli melihat wajah pacarnya tapi tangannya juga ikut dalam gerilyanya, dimana tangannya juga mempelorotkan celana dalam kakaku sehingga terlihat pantat yang begitu seksi. Wajah pacarnya merasakan kenikmatan atas kocokan kakakku.

Kudengar aku udah gak tahan ingin nancepin penisku ke memekmu, dengan posisi kakakku yang jongkong baju kakakku diangkat naik tangan pacarnya meremas remas toketnya tapi masih dengan kakaku memakai jilbab, dan pacaranya berdiri di belakang kulihat penisnya yang berdiri di sodorkan ke pantat belum sampai masuk ke memeknya spermanya sudah keluar,crottt crotttt aku meringis melihat itu.

Lucunya lagi wajah pacarnya menganga dan langsung lemas, “kok udah yang” punyaku udah keluar duluan yang maaf” petttttt listrik padam dan gelap saat itu aku yang dibelakang juga sedang mengocok penisku sendiri juga kaget karena lampu padam dan gelap, Handphone dari pacar bunyi, kemudian dia pergi membetulkan celana dan pakaiannya. Dan langsung pamit kepada kakaku.

Aku disini ya yank gak aku anterin sampai depan, soalnya aku juga belum rapi pakaianku, dan pacarnya keluar tanpa ada gerakan, melihat tubuh kakakku yang bugil aku semakin bernafsu karena lampu redup padam aku mendekatkan diri di belakang kakakku tanpa sepengetahuannya, melihat pantatnya yang mulus dan semok tersebut aku sering menelan ludah.

Udah tidak tahan diriku penisku sudah aku keluarkan dari celana, terlihat panajng dan besar sekali dan aku langsung menyergap tubuh kakakku yang dikiranya dia adalah pacarnya, “lhooooo kamu kok balik lagi sayang katanya tadi ada telepon dari mama kamu”

Kakakku tidak sadar bahwa itu adalah aku, aku pun diam saja dan tak menunggu lama penisku aku tempelkan di kemaluannya, yank jangan yank aku kan masih perawan jangan kamu masukkan ya , tempelkan saja ya sayank, dia memegang penisku dan menempelkan di memeknya .

“lha kok terasa besar sekali yank dari yang tadi”

Tak aku hiraukan perkataan tersebut, tangan kakakku memegang penisku sambil menyentuh bibir kemaluannya dan beberapa menit kemudiaan aku tak tahan menyemprotkan spermaku di pantatnya behhh behh behhh… langsung saja sebelum ketahuan dan lampu menyala aku masuk ke kamarku sendiri dengan memegang celana dalamku, aku ambil selimut dan menyingkapkan tubuhku.

“lha kamu mau kemana lagi yank”

Handphone kakaku berbunyi kringg kring dan ternyata dari pacarnya,

“lhoo yang benar saja kamu sudah sampai rumah, sambil mbentak mbentak dari handphonya, kamu sudah enak enak langsung pergi, kedengaran kata marah dari mulut kakakku, brakkkkk dan handphonenya dibanting.

Karena kejadian itu akau langsung pura pura untuk merem, tak lama kemudian kakakku masuk ke dalam kamarku dan mengintip aku, memastikan bahwa aku sudah sampai rumah dan tidur, kakaku yang masih emosi dan memaki pakaian tadi malah tiduran di sampingku, kira kira 30 menit aku lihat kakaku tertidur disampingku.

Kami pun tertidur sampai ke esokan harinya, paginya aku mandi dan masih terbayang kejadian kemarin enak sekali walaupun hanya menempelkan penisku di kemaluannya dan sampai orgasme dan sehabis pulang sekolah seperti biasa kakaku mungkin ada di kamarnya, aku dengan santai masuk ke kamarnya untuk meminjam kaset music.

Aku sudah biasa clonong masuk ke kamarnya tanpa mengetuk pintu, kudapati kakakku sedang diaatas ranjang dengan posisi terlentang tangannya yang masuk ke celana dalam sambil wajahnya merem melek kelihatannya dia sedang sange, dia kaget melihat aku masuk dan seketika aku langsung keluar , karena melihat itu kakaku langsung berdandan memakai celana dan mengahmpiriku supaya bilang jangan bilang pada mama dan papa ya ??oke mbak jwabku.
Aku langsung tanya kepada mbakku,

“Mbak kalau gituan dosa gak ya mbak???”

Tanpa ada jawaban dari dia malah bibirnya menyentuh bibirku secara perlahan bibirku dicium olehnya dan dilumat, aku kaget dengan perilaku kakakku ini, aku menolak dan malu aku menyingkirkan mulutnya dari bibirku, tapi tangan kakakku menyentuh tanganku dan disuruh untuk memegang toketnya yang empuk dan seksi itu.

Dik lakukanlah seperti hal kemarin, “degggggggg jantungku berhenti sejenak, mendengar perkataan tersebut” , mabak tau ya , maafkan aku ya mbak langsung bibirku dilumat dan dimasukkan lidahnya ke rongga mulutku, kami pun berciuman lama, kira kira ada setengah jam kami berciuman dan dia mengajak aku ke kamar.

Tubuhku direbahkan diatas kasur dan dibuka celanaku sehingga telihat penisku yang berdiri dan tegang ukurannya lebih besar dari pacarnya, dan aku membuka bajunya ke atas tak tahunya dia tidak memaki bra sebelumnya jadinya aku tidak sudah payah untuk mencopot bra nya, kulihat ukuran toket mbaku yang besar.

Aku remas remas dan aku pilin putingnya sehingga membuat tubuh kakakku terangsang desahan desahan yang manja kelaur dari mulutnya , aku lanjutkan ke celananya aku plorotkan celananya dan celana dalamnya aku turunkan terlihat betul memek yang indah punya mbak, dengan bulu lebatnya yang halus dan harum.

Tanganku langsung memegang dan mengelus ngelus bulunya , kulihat kakakku kegelian , karena penisku juga tegang aku berdiri di depan wajahnya “mbak ayo dong mba penisku juga mau dihisap kayak punyanya pacarnya mba”

“lhoo kamu kok tahu dari mana,”

“aku kan sering lihat mba jika pacaran di ruang tamu, ayo mba buka mulut mba”

Kakakku langsung membuka mulutnya dan langsung pensiku di pegang diplintir plintir dahulu penisku kemudian dimasukanlah ke dalam mulutnya, sleppp slepppp kulihat wajah kakaku menikmati seperti dia menikmati permen lollipop, aku pun merasakan hal ternikmat penisku dibasahi oleh ludah kakakku sendiri. Kemudian toket kakakku di arahkan ke penisku dan dikocok dengan toketnya dijepit penisku.behhhh behhh empuk empuk gimana gitu.

Aku yang sudah tak tahan lagi, langsung ku arahkan pensiku ke kemaluannya yang sudah basah aku ingin masukkan pensiku tapi tidak diperbolehkannya dan menyuruhku untuk melakukan seperti hal kemarin hanya menempelkan di klitorisnya , aku mendesah dan rasanya geli geli gimana, aku gosok gosokan dan aku tekan sedikit sedikit akhirnya keluar lagi crooottt crooott ceroootttt 3 x semburan yang keluar.

Aku lemas dan kulihat wajah kakak masih semangat kemudian aku ubah dengan posisi aku dibawah dan kakakku menindih tubuhku dan kami saling menghisap kemaluan sleppp slepppp pinggul kakaku terangkat merasakan orgasme lagi, dan mulut kakakku juga menghisap penisku, kami pun sampai pada kenikmatan dan setelah itu kami mandi bersama untuk membersihkan tubuh.

Kami bermain main dalam kamar mandi terdengar suara gerbang kebuka dan mobil ortu datang kami berdua cepat cepat dan berpakain rapi di dalam kamar masing masing, jujur saja aku takut ketahuan ortu tapi dia tidak curiga terhadap apa yang kita buat.

Hehe kami pun tersenyum seperti ada kekompakan pada kita, dan setelah peristiwa itu kami masih melakukan dengan hal yang sama, dan tanpa berani merebut keperawanan kakakku, kalau dirumah sepi lagi kadang kita bermain di ruang tamu ataupun kamar kita masing masing. Begitulah ceritaku terhadap kakaku yang berjilbab. Kalau lucu biarkanlah memang kejadiannya begitu adanya.

Baca Juga : Cerita Ngewe Di Hotel